Pertanian Adaptif di Tengah Kemarau: BRMP Riau Salurkan Benih Unggul di Kabupaten Kuantan Singingi
Pada tanggal 5 Agustus 2025, BRMP Riau melaksanakan kegiatan koordinasi LTT dan distribusi benih padi varietas Inpago 13 Fortiz di Kabupaten Kuantan Singingi. Kegiatan ini dipimpin oleh Eka Novriandeni, S.Pt selaku LO Kuansing dan disambut hangat oleh jajaran Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Ketahanan Pangan Kuansing. Koordinasi ini dilakukan untuk mendukung keberlanjutan pertanaman padi di tengah musim kemarau yang sedang berlangsung.
Hingga 6 Agustus 2025, telah tercatat realisasi LTT seluas 11,5 hektar padi sawah dan 14,2 hektar jagung di berbagai kecamatan seperti Benai, Sentajo Raya, Pangean, dan Kuantan Mudik. Meskipun musim kemarau menyebabkan penurunan debit air dan kondisi sungai yang mengering, para petani tetap berupaya melakukan tanam dengan bantuan 48 unit pompanisasi yang telah disalurkan sebelumnya. Tantangan tambahan datang dari persiapan pesta rakyat tahunan “Pacu Jalur” yang membuat sebagian petani fokus pada kegiatan adat.
Sebagai bentuk dukungan terhadap Swasembada Pangan Nasional, BRMP Riau terus mendorong kegiatan pendistribusian benih unggul, pendampingan teknis, serta pengusulan cetak sawah baru seluas 200 hektar di enam kecamatan. Penyaluran benih Inpago 13 Fortiz di Desa Pulau Jambu juga menjadi langkah strategis dalam mendorong kemandirian benih petani. Komitmen ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan daerah di tengah tantangan iklim dan sosial yang ada.